Menulis Buku Biografi

 

BELAJAR MENULIS BERSAMA PGRI

 

Resume ke           : 25

Gelombang ke     : 27

Hari, tanggal        : Senin, 17 Oktober 2022

Tema                   : Menulis Buku Biografi

Narasumber        : Lely Suryani, S.Pd.SD.

Moderator           : Bambang Purwanto, S.Kom. Gr.

 


Assalamualaikum warrahmatullahi wabarakatuh.

Salam sejahtera bagi kita semua.

 

Alhamdulillah wa syukurillah, pada malam hari ini kelas menulis Bersama PGRI kembali dilaksanakan. Tak lupa sholawat serta salam kita haturkan kepada junjungan dan panutan kita, teladan yang mulia, Nabi Muhammad SAW. Hari ini merupakan pertemuan kelas menulis yang ke-25. Serangkaian materi nan padat dan berisi yang disajikan narasumber-narasumber hebat dari awal pertemuan kelas yang pertama hingga saat ini benar-benar mampu menambah wawasan, pengalaman, dan pengetahuan baru yang sangat berharga. Terima kasih yang tak terhingga kepada segenap pengurus kelas belajar menulis Bersama PGRI, terutama kepada Om Jay, yang telah menyelenggarakan kelas ini. Semoga menjadi ladang amal bagi mereka. Aamiin ya robbal alamiin.

Materi malam ini bertema “Menulis Buku Biografi”, dengan narasumber hebat yaitu Ibu Lely Suryani, S.Pd.SD atau biasa disapa dengan Bu Lely. Kita pasti sering mendengar kata ‘biografi”. Tapi, sebenarnya apa yang dimaksud dengan biografi? Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, (KBBI), biografi adalah riwayat hidup (seseorang) yang ditulis oleh orang lain. Tujuan dibuatnya struktur teks biografi ini adalah untuk menceritakan kisah hidup seseorang yang menjadi teladan banyak orang. Ada pula autobiografi yang menjelaskan riwayat hidup seseorang yang kebanyakan merupakan seorang tokoh yang dikenal banyak orang.

Sebelum memulai materi, Bu Lely membagikan biodatanya. Beliau lahir di Kabupaten Banjarnegara pada bulan Juli 1972.  Motto beliau yang bisa kita contoh adalah Menulislah dengan hati dan apa adanya, Biarlah waktu yang akan berbicara.

Bu Lely bercerita bahwa beliau baru saja menyelesaikan buku tentang Om Jay, yang berjudul “50 Tahun Lebih Dekat dengan Om Jay”. Buku yang berisi tentang riwayat perjalanan Om Jay, dan layak disebut sebagai biografi. Tentunya sangat pas dan sesuai dengan materi malam ini yaitu tentang penulisan biografi. Berikut adalah cover bukunya.



Bagaimana menulis biografi yang baik? Bu Lely menjelaskan, bahwa karena biografi ditulis bukan tentang diri kita, tetapi tentang orang lain, maka ada ranah-ranah privasi yang tidak perlu diangkat. Hal pertama yang harus dilakukan adalah meminta ijin kepada orang atau tokoh yang akan kita tulis riwayat hidupnya. Selain itu, kita tidak boleh memaksa tokoh untuk mengikuti kemauan penulis, atau jika ada hal-hal yang berkaitan dengan rahasia sang tokoh sebaiknya tidak kita ungkapkan atau kita tuliskan di buku kita.

Sebelum menulis biografi, kita juga harus menetapkan tujuan kita ketika menulis biografi tersebut, karena akan menentukan konten yang kita angkat. Dari tujuan, konten, dan segala pernak perniknya, semua harus diketahui oleh sang tokoh. Etika tetap harus dijalankan dan dikedepankan oleh penulis. Sebagai penulis, kita tidak boleh arogan, sekecil apapun yang berkaitan tentang tokoh harus selalu dikomunikasikan. Demikian juga yang berkaitan dengan pendistribusian, sang tokoh juga harus mengetahuinya. Jadi jangan ada dusta di antara kita..

Bagaimana, apakah sahabat blogger semua tertarik untuk menulis biografi juga? Mari kita tuangkan kisah hidup seseorang yang bisa kita jadikan teladan, baik tentang sejarah hidup, pengalaman, maupun kisah suksesnya, atau apapun hal positif yang bisa kita kisahkan dan mengedukasi banyak orang.

Demikian resume pertemuan kali ini. Semoga menginspirasi. Salam literasi

 

Wassalamualaikum warrahmatullahi wabarakatuh.

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Motivasi Menulis dan Menerbitkan Buku

Menulis Semudah Ceplok Telor

Menulis Cerita Fiksi itu Mudah